Ayat-Ayat Cinta
Akhirnya, jadi juga nonton film ini. Awalnya film ini mau diluncurkan tahun lalu, rasanya hampir 3 kali gagal launching. Ada yg karena waktu ga pas, dan lainnya. Well, in the end, it’s officially launched. Minggu terakhir bulan Februari. Akhirnya dengan ngebela-belain malam-malam ke Senayan City, misi buat nonton film ini terselesaikan *halah, serasa agen 007 aja..
Pada dasarnya filmnya baguss kok, walau pertama sempat suspicious (ngikutin cincha
) apa ntar filmnya bakal mirip sinetron ya, secara yang berperan sebagai sutradara punya nama keluarga "Punjabi"..Tau kan…
Ceritanya sih bagus, meski karena udah baca bukunya duluan, serasa alurnya cepat banget dan loncat2. Tapi wajarlah, namanya juga buku dijadiin film, ga ada yg 100% sempurna untuk hal beginian. Cuma sayangnya karena syuting filmnya di India, suasana mesirnya jadi ga kerasa. Dan kayanya kebanyakan setting juga indoor, alias di dalam studio. Padahal lebih bagus kalau beneran di Mesir, diliatin kota dan penduduk Mesir yg sebenarnnya. Katanya sih gara-gara budget ga mencukupi, akhirnya syuting film Ayat-Ayat Cinta ini dilakukan di India.
Ini nih beberapa hal yang paling kocak di film itu:
Pertama, hampir kaget plus gubraks rasanya ngeliat lawan bicaranya fahri (indonesian) minum Nu Green Tea.. Argh, rasanya aneh, masa di Mesir ada Nu Green Tea. Ga bisa pilih minuman aneh made in mesir apa ya, atau ga usah minum sekalian
hehehe, pliss deehh…
Kedua, rada kecewa liat aktingnya pemeran fahri. Bukan kenapa-kenapa sih dan ini juga penilaian pribadi, kok aktingnya kurang menjiwai. Bahkan bagian yg paling mengesankan dari film ini pun karena akting si Narapidana saat Fahri di penjara. Entahlah, mungkin karena trademark tokoh Fahri, dari kampung, dari Pesantren, trus pribadi tokoh ini jadinya rada-rada kalem gitu. Ga jelas juga. Yah, intinya sih, aktingnya fahri kurang kuat.
Ketiga, apalagi ya…Hm, kayanya itu aja deh, that’s all
Secara keseluruhan, filmnya bagus lah

ah .. ira nih nontonnya gak khusu ya..
nu green tea nya kan kiriman dari indonesia ra, pas awal awal pilem, pas si maria bantuin fahri ngerjain proposal tesis di flatnya kan ada kiriman makanan dari endonesia, salah satunya isinya nu green tea . eh ga tau ding kalo versi bioskopnya, sy kan nonton bajaknnya :p
Comment by denz — March 13, 2008 @ 8:12 am
Hooo..gitu ya.. Kalau gitu gw melewatkan bagian itu kayanya
Thx anyway..
Comment by Administrator — March 14, 2008 @ 10:59 am