Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Sebuah kutipan dari QS. Ar-Rahmaan :
26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
28. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
29. Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadaNya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
30. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.
32. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
33. Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
34. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
35. Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
36. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Tadabbur Al-Quran mungkin terdengar sangat serius, tapi cobalah baca arti dari ayat2 yang senantiasa dibaca setiap saat, sesudah shalat, atau kapanpun. Jangan terburu-buru dan coba resapi artinya, niscaya, arti ayat yang dikandung tidak akan susah untuk dimengerti. Hanya perlu membuka hati dan Allah akan menunjukkan jalannya.
Ar-Rahmaan, berarti kasih sayang, kasih sayang Allah kepada hamba-hambanya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan. Ya, saat satu persatu doa yang dipanjatkan mulai dikabulkan, atau saat diriku mengerti kenapa doa ku yang itu tak dikabulkan, ya, ayat inilah yang selalu terngiang. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu distakan. Subhanallah, nikmat Allah sungguh tak terkira, tak bisa diukur karena luasnya.
"Ya Allah, putuskanlah yang terbaik untukku dan jangan biarkan diriku sendiri meski hanya untuk sedetikpun"
